
Banjar – Siswa kelas VI B Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar mengikuti kegiatan Pembukaan Pameran Temporer 2 di Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (29/10/2026). Mengusung tema “Ragam Koleksi Museum Lambung Mangkurat” dengan judul “Pesona Budaya Dalam Keberagaman”, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mengenal kekayaan budaya, sejarah, serta keberagaman koleksi museum yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa.Keikutsertaan siswa kelas VI B MIN 16 Banjar dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah. Melalui pengamatan langsung terhadap koleksi museum, para siswa berkesempatan mengenal berbagai peninggalan sejarah dan kekayaan budaya yang mencerminkan keberagaman masyarakat Kalimantan Selatan.Kepala MIN 16 Banjar, Eddy Ruzhami, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan edukatif seperti ini memiliki nilai penting dalam mendukung proses pembelajaran di luar kelas.“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku pelajaran, tetapi juga dapat melihat dan mengenal secara langsung kekayaan budaya serta peninggalan sejarah yang ada di daerah kita. Pengalaman ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa, memperkuat karakter, dan membangun sikap menghargai keberagaman sejak dini,” ungkap Eddy Ruzhami.Ia juga menekankan pentingnya mengenalkan museum kepada generasi muda sebagai salah satu upaya menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan dihargai oleh generasi penerus.Pameran Temporer 2 Museum Lambung Mangkurat ini menjadi momentum bagi siswa untuk belajar bahwa keberagaman budaya merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama. Melalui kegiatan tersebut, siswa kelas VI B MIN 16 Banjar diharapkan semakin memiliki kepedulian terhadap sejarah, budaya lokal, serta nilai-nilai kebangsaan.Dengan mengikuti kegiatan edukatif ini, MIN 16 Banjar terus mendukung pembelajaran yang bermakna, tidak hanya melalui kegiatan di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang dapat memperkaya pengetahuan dan membentuk karakter peserta didik.
Dokumentasi :


“Ditemani dewan guru, mereka belajar menghargai dan melestarikan kearifan lokal daerah. Tetap semangat dan teruslah mencintai budaya bangsa!”
Penulis : GRR
Editor : NR
