Jelajahi Sejarah Banua, Siswa MIN 16 Banjar Catat dan Deskripsikan Koleksi Museum Lambung Mangkurat

“Gusti Rafika Rahmi mendampingi siswa MIN 16 Banjar di Museum Lambung Mangkurat.”

Banjar – Siswa kelas VI B MIN 16 Banjar melaksanakan tugas pembelajaran dengan berkeliling Museum Lambung Mangkurat, mengamati berbagai koleksi, serta mencatat dan mendeskripsikan benda-benda yang dipamerkan, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang mengajak siswa mengenal lebih dekat kekayaan budaya dan sejarah Kalimantan Selatan.

Saat memasuki gedung induk museum, para siswa berkeliling mengamati koleksi yang tersimpan dan dipamerkan. Mereka diminta mencatat informasi mengenai benda-benda yang menarik perhatian, kemudian menyusun deskripsi berdasarkan hasil pengamatan.

Melalui tugas tersebut, siswa tidak hanya melihat berbagai peninggalan sejarah, tetapi juga belajar mengenali nama benda, fungsi, ciri-ciri, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Hasil pengamatan dituangkan dalam catatan sebagai bagian dari penyelesaian tugas sesuai materi yang telah dibagikan oleh guru.

Guru pendamping, Gusti Rafika Rahmi, S.Pd., mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Pembelajaran langsung di museum diharapkan dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih nyata, sekaligus melatih keterampilan mengamati, mencatat informasi, dan menyampaikan deskripsi secara sistematis. “Melalui kegiatan berkeliling Museum Lambung Mangkurat ini, siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dapat melihat langsung berbagai koleksi benda bersejarah dan budaya. Dengan mencatat serta mendeskripsikan koleksi museum, kami berharap siswa lebih memahami sejarah Banua, menambah wawasan, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya daerah,” ujar Gusti Rafika Rahmi, S.Pd.

Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan rasa ingin tahu terhadap peninggalan masa lalu. Dengan mengamati koleksi secara langsung, mereka dapat memperoleh pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di dalam kelas.

Melalui kunjungan edukatif ke Museum Lambung Mangkurat, siswa MIN 16 Banjar diharapkan semakin memahami sejarah dan budaya daerah serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya Banua bagi generasi mendatang.

Dokumentasi :

“Suasana saat siswa kelas VI B MIN 16 Banjar berkeliling dan mengamati koleksi benda bersejarah di museum.”
“Dokumentasi kegiatan pembelajaran luar kelas oleh siswa kelas VI B MIN 16 Banjar saat mengamati langsung berbagai peninggalan budaya dan sejarah di Museum Lambung Mangkurat.”
“Pendampingan guru dalam kegiatan kunjungan edukatif mengenal sejarah Banua.”
“Aktivitas interaktif siswa MIN 16 Banjar saat menuliskan informasi, nama benda, fungsi, serta nilai budaya dari koleksi museum ke dalam lembar catatan tugas.”

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top