Materi permainan tradisional mapel seni budaya membuat tali dari gelang karet untuk permainan lompat tali kelas I A, guru Rinda Faridah S,Pd.I

Suasana asyik saat siswa kelas I A MIN 16 Banjar membuat tali dari gelang karet.

Banjar – Siswa kelas I A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar mengikuti pembelajaran Seni Budaya dengan materi permainan tradisional pada Senin (26/10/2026) di ruang kelas I A. Dalam kegiatan tersebut, siswa belajar membuat tali untuk permainan lompat tali menggunakan gelang karet. Pembelajaran ini dibimbing oleh guru kelas, Rinda Faridah, S.Pd.I.

Kegiatan berlangsung dengan suasana belajar yang menyenangkan. Siswa diperkenalkan pada salah satu permainan tradisional yang telah dikenal masyarakat sejak lama. Mereka belajar merangkai gelang-gelang karet menjadi tali yang dapat digunakan untuk bermain lompat tali.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mengenal permainan tradisional, tetapi juga melatih keterampilan motorik halus, koordinasi tangan, ketelitian, dan kreativitas. Proses merangkai gelang karet menjadi tali juga mengajarkan kesabaran serta kerja sama apabila dilakukan bersama teman-teman.

Guru kelas I A MIN 16 Banjar, Rinda Faridah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pembelajaran melalui permainan tradisional dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak.

“Melalui kegiatan membuat tali lompat dari gelang karet, siswa dapat mengenal permainan tradisional sekaligus belajar mengembangkan kreativitas dan keterampilan mereka. Saya berharap anak-anak semakin mengenal permainan tradisional, senang belajar bersama teman, dan dapat memanfaatkan waktu bermain dengan kegiatan yang positif,” ujar Rinda Faridah, S.Pd.I.

Ia juga berharap pengenalan permainan tradisional sejak dini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal sekaligus menjadi alternatif kegiatan bermain yang menyenangkan bagi siswa.

Pembelajaran Seni Budaya ini menjadi salah satu upaya MIN 16 Banjar dalam mengenalkan warisan permainan tradisional kepada generasi muda. Dengan kegiatan praktik secara langsung, siswa diharapkan dapat memahami bahwa belajar seni dan budaya dapat dilakukan melalui aktivitas sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, MIN 16 Banjar terus mendorong pembelajaran yang kreatif, aktif, dan menyenangkan sehingga siswa dapat mengembangkan keterampilan sekaligus mengenal nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat.

Dokumentasi :

Melatih kreativitas dan motorik halus melalui pembuatan tali permainan tradisional.
Tali dari gelang karet hasil karya kreatif siswa untuk permainan lompat tali.
Mengenalkan warisan permainan tradisional sejak dini kepada siswa kelas I A.

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top