Dukung Gerakan Siswa Asuh (GSA), Hermawati, S.Pd., Galang Sumbangan Sukarela untuk Siswa yang Membutuhkan di MIN 16 Banjar

“Suasana penggalangan sumbangan sukarela dalam program Gerakan Siswa Asuh di MIN 16 Banjar.”

Banjar – Semangat kepedulian dan kebersamaan mewarnai kegiatan Gerakan Siswa Asuh (GSA) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar. Pada Jumat (23/10/2026), Hermawati, S.Pd., berkeliling di lingkungan madrasah untuk menghimpun sumbangan sukarela yang nantinya diperuntukkan bagi siswa yang membutuhkan bantuan.

Gerakan Siswa Asuh (GSA) merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang bertujuan menumbuhkan semangat berbagi dan membantu sesama di lingkungan madrasah. Melalui sumbangan sukarela, warga madrasah diajak untuk berpartisipasi dalam memberikan dukungan kepada siswa yang membutuhkan, sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Kegiatan pengumpulan sumbangan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kondisi sesama peserta didik. Dana yang terkumpul diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan siswa penerima manfaat sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan MIN 16 Banjar.

Hermawati, S.Pd., menyampaikan bahwa Gerakan Siswa Asuh memiliki nilai sosial yang penting dalam membangun budaya saling membantu.

“Melalui Gerakan Siswa Asuh ini, kita ingin menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi kepada siswa yang membutuhkan. Sumbangan ini bersifat sukarela, sehingga setiap warga madrasah dapat berpartisipasi dengan ikhlas sesuai kemampuan masing-masing. Semoga bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi anak-anak yang membutuhkan,” ujar Hermawati, S.Pd.

Ia berharap kegiatan GSA dapat terus berjalan dan menjadi sarana untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, serta gotong royong di lingkungan madrasah. Kepedulian yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga berkembang menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Gerakan Siswa Asuh, MIN 16 Banjar berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga memperhatikan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan tidak ada siswa yang merasa sendiri ketika menghadapi kesulitan.

Dokumentasi :

“Partisipasi aktif siswa dalam pengumpulan sumbangan sukarela untuk teman sebaya yang membutuhkan.”
“Menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial melalui program Gerakan Siswa Asuh.”

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top