Guru Piket MIN 16 Banjar Sambut Siswa dengan 5S Sekaligus Bagikan Masker Antisipasi Kabut Asap

“Guru piket MIN 16 Banjar menyambut siswa dengan budaya 5S dan membagikan masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap karhutla di gerbang madrasah.”

Banjar – Kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan siswa ditunjukkan oleh MIN 16 Banjar melalui kegiatan pembagian masker untuk mengantisipasi paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (8/10/2026) di gerbang MIN 16 Banjar.

Sejak pagi, guru piket berada di gerbang madrasah untuk menyambut kedatangan siswa. Tidak hanya memberikan sapaan melalui budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), guru piket juga membagikan masker kepada siswa sebagai langkah preventif untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan asap.

Para siswa yang datang mendapatkan masker secara langsung dari guru piket. Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan disambut baik oleh siswa. Selain menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi siswa untuk tetap menjaga diri ketika kondisi udara kurang baik.

Guru piket MIN 16 Banjar, Nurul Qomariyah, S.Pd., menyampaikan bahwa pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian madrasah terhadap kondisi kesehatan siswa.

“Kami membagikan masker kepada siswa sebagai langkah antisipasi karena adanya kabut asap akibat karhutla. Selain itu, kami tetap menyambut anak-anak dengan 5S agar mereka merasa nyaman dan semangat saat datang ke madrasah. Harapannya, anak-anak tetap sehat dan dapat mengikuti pembelajaran dengan baik,” ujar Nurul Qomariyah, S.Pd.

Menurutnya, pembiasaan 5S di gerbang madrasah juga memiliki peran penting dalam membangun kedekatan antara guru dan siswa. Sambutan yang ramah di pagi hari diharapkan dapat menciptakan suasana positif sebelum siswa memulai kegiatan pembelajaran.

Kegiatan pembagian masker ini menjadi salah satu bentuk perhatian MIN 16 Banjar dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga madrasah. Kepedulian terhadap kesehatan pun berjalan beriringan dengan pembentukan karakter melalui budaya 5S.

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top