
Banjar — Siswa kelas I A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi permainan tradisional melalui kegiatan bermain engklek pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang dibimbing oleh guru Rinda Faridah, S.Pd.I., ini menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mengenalkan siswa pada salah satu permainan tradisional Indonesia.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak mengenal permainan engklek, memahami cara bermain, serta menceritakan pengalaman mereka menggunakan bahasa yang sederhana. Pembelajaran dikemas secara aktif agar siswa dapat belajar sambil bermain, sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat.
Permainan engklek dilakukan dengan melompat pada kotak-kotak yang telah dibuat di permukaan lantai atau halaman. Selain menjadi sarana untuk mengenal budaya permainan tradisional, kegiatan ini juga melatih keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, konsentrasi, kesabaran, dan kemampuan mengikuti aturan.
Guru kelas I A, Rinda Faridah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa permainan tradisional dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menarik bagi siswa kelas awal.
“Melalui permainan engklek, anak-anak dapat belajar Bahasa Indonesia dengan cara yang menyenangkan. Mereka tidak hanya mengenal permainan tradisional, tetapi juga belajar menyimak penjelasan, memahami aturan, menambah kosakata, dan menceritakan kembali kegiatan yang dilakukan. Saya berharap pembelajaran seperti ini membuat siswa semakin bersemangat untuk belajar,” ujar Rinda Faridah.
Ia juga berharap siswa dapat mengenal dan mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Permainan seperti engklek perlu diperkenalkan kepada generasi muda agar tetap dikenal dan tidak terlupakan di tengah perkembangan permainan modern.
Kegiatan pembelajaran ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dengan teman-temannya, belajar bergiliran, menaati aturan, serta menumbuhkan sikap sportif. Dengan pendampingan guru, kegiatan bermain dapat menjadi pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia bertema permainan tradisional, MIN 16 Banjar terus berupaya menghadirkan proses belajar yang kreatif, aktif, dan menyenangkan. Diharapkan siswa kelas I A semakin terampil berbahasa, percaya diri, serta memiliki kepedulian untuk mengenal dan melestarikan budaya bangsa sejak dini.
Dokumentasi :


Penulis : GRR
Editor : NR
