
Banjar – Sejumlah guru MIN 16 Banjar yang mengalami kendala teknis saat pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) hari pertama sesi 2 pada Senin (5/10/2026) kembali mengikuti asesmen pada Rabu (7/10/2026).
Pelaksanaan ulang AKGTK tersebut berlangsung pada sesi 4, pukul 16.00–17.30 WITA, dan dilaksanakan dari kediaman masing-masing peserta.
Peserta yang mengikuti kembali asesmen tersebut terdiri atas Hj. Umi Kasum, S.Pd.I., H. Padli Rahman, S.Pd.I., Ratnawati, S.Pd.I., Raihani, S.Ag., Hairiah, S.Ag., Prapti, S.Pd.I., dan Pikriah Mizani, S.Ag.
Meskipun sebelumnya mengalami kendala teknis, para peserta tetap menunjukkan semangat dan tanggung jawab untuk menyelesaikan rangkaian AKGTK. Dengan pelaksanaan sesi pengganti ini, mereka kembali mengikuti asesmen sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Salah satu peserta, H. Padli Rahman, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kendala teknis pada pelaksanaan sebelumnya tidak mengurangi semangat untuk mengikuti asesmen kembali.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali mendapat kesempatan mengikuti AKGTK pada sesi 4. Walaupun sebelumnya ada kendala teknis, kami tetap bersemangat dan berusaha mengikuti asesmen dengan sebaik-baiknya sampai selesai,” ujar H. Padli Rahman, S.Pd.I.
Pelaksanaan AKGTK dari kediaman masing-masing berlangsung dengan tetap memperhatikan waktu dan ketentuan asesmen. Para guru mengikuti kegiatan dengan serius sebagai bagian dari upaya mengukur serta meningkatkan kompetensi profesional mereka.
Keikutsertaan kembali para guru MIN 16 Banjar dalam AKGTK menjadi wujud komitmen untuk menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen dengan penuh tanggung jawab. Diharapkan pengalaman tersebut semakin memotivasi para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi demi mendukung kualitas pembelajaran di madrasah.
Penulis : GRR
Editor : NR
