
Banjar, Kamis (29/10/2026) – Guru Bahasa Arab MIN 16 Banjar, Rasida Hairanie, S.Ag., menerapkan ice breaking dengan lagu dalam pembelajaran Bahasa Arab di kelas. Metode ini dipakai untuk menghidupkan suasana belajar, menumbuhkan minat siswa, dan membantu mereka mengingat kosakata (mufradat) dengan cara yang menyenangkan.
Ice breaking dilakukan di awal pembelajaran. Sebelum masuk ke materi inti, siswa diajak bernyanyi bersama lagu berbahasa Arab sederhana yang berkaitan dengan kosakata sehari-hari, seperti nama benda di sekitar kelas dan anggota tubuh. Gerakan tangan yang sederhana dipadukan dengan lagu agar siswa semakin aktif.
Rasida mengatakan, Bahasa Arab kerap dianggap sulit oleh sebagian siswa sehingga mereka cenderung tegang di awal pelajaran. “Dengan lagu, anak-anak lebih rileks dan berani mengucapkan kata-kata Arab. Mereka tidak takut salah karena bernyanyi bersama-sama,” ujarnya.
Pantauan di dalam kelas, siswa tampak antusias mengikuti lagu dari awal hingga akhir. Beberapa siswa mengulang lirik dengan lantang, sementara yang lain menirukan gerakan yang dicontohkan guru. Setelah lagu selesai, siswa diminta menyebutkan kembali kosakata yang mereka nyanyikan sebagai pengantar menuju materi hari itu.
Menurut Rasida, metode ini membantu siswa mengingat kosakata lebih lama karena melibatkan irama, pengulangan, dan gerak. Suasana kelas pun menjadi lebih cair sehingga siswa lebih fokus saat guru menjelaskan materi.
Salah seorang siswa mengaku senang belajar Bahasa Arab dengan cara ini. “Lagunya seru, jadi gampang hafal kosakatanya. Belajar Bahasa Arab tidak membosankan,” katanya.
Ke depan, Rasida berencana menambah ragam lagu dan permainan bahasa agar pembelajaran semakin variatif. Ia juga berharap pendekatan serupa dapat menginspirasi guru lain di lingkungan madrasah.
Pihak MIN 16 Banjar mendukung inovasi pembelajaran yang kreatif seperti ini. Dengan suasana belajar yang menyenangkan, siswa diharapkan lebih termotivasi mempelajari Bahasa Arab sebagai bagian dari penguatan literasi keagamaan dan kemampuan berbahasa.
Penulis : GRR
Editor : NR
