
Banjar — Dalam upaya mendukung program GOKAS, siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar dibiasakan membawa tumbler atau botol minum pribadi dari rumah ke madrasah pada Rabu (28/10/2026). Kebiasaan ini menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Melalui kebiasaan membawa tumbler, siswa diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air minum selama mengikuti kegiatan pembelajaran tanpa harus selalu menggunakan kemasan sekali pakai. Selain lebih praktis, penggunaan botol minum pribadi juga menjadi upaya sederhana untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 16 Banjar, Eddy Ruzhami, S.Ag., M.Pd., mendukung pembiasaan tersebut sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Menurutnya, kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten di lingkungan madrasah dapat membantu membentuk sikap disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Melalui kebiasaan membawa tumbler, kita ingin menanamkan kepada siswa pentingnya menjaga kesehatan dan mencintai lingkungan. Hal sederhana ini diharapkan dapat menjadi kebiasaan baik yang mereka terapkan, baik di madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Eddy.
Pembiasaan membawa tumbler juga menjadi sarana edukasi bagi siswa agar lebih bijak dalam menggunakan barang sehari-hari. Dengan membawa botol minum sendiri, siswa belajar mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta menjaga kebersihan lingkungan madrasah.
MIN 16 Banjar berharap kebiasaan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dengan dukungan seluruh warga madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, hingga orang tua siswa.
Melalui langkah sederhana tersebut, madrasah berupaya membangun budaya hidup sehat dan peduli lingkungan sekaligus mendukung pelaksanaan program GOKAS. Kepanjangan atau nama resmi program GOKAS perlu dipastikan agar penyebutannya dalam pemberitaan sesuai dengan istilah yang digunakan madrasah.
Dokumentasi :

Penulis : GRR
Editor : NR
