Wujudkan Kepedulian dan Kebersamaan, Wali Kelas I B MIN 16 Banjar Jenguk Siswa di RS Idaman Banjarbaru dan Serahkan Santunan GSA

Banjarbaru – Wujud kepedulian dan solidaritas di lingkungan madrasah ditunjukkan oleh wali kelas I B MIN 16 Banjar, Hj. Umi Kasum, S.Pd.I., dengan menjenguk siswanya, M. Aminullah, yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Idaman Banjarbaru, pada Jumat (16/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Umi Kasum juga menyerahkan santunan yang berasal dari program GSA (Gerakan Siswa Asuh). Santunan tersebut dihimpun dari sumbangan sukarela para siswa sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan terhadap teman yang sedang mengalami musibah atau membutuhkan bantuan.

Kunjungan ini menjadi wujud perhatian keluarga besar MIN 16 Banjar terhadap kondisi peserta didik, sekaligus menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan gotong royong sejak dini.

Melalui program Gerakan Siswa Asuh, para siswa diajak untuk menumbuhkan rasa peduli dan saling membantu. Sumbangan sukarela yang dikumpulkan kemudian disalurkan sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian kepada teman yang sedang sakit.

Hj. Umi Kasum menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan pendidikan karakter kepada siswa.

“Melalui Gerakan Siswa Asuh ini, kami ingin menumbuhkan rasa kepedulian, kebersamaan, dan keikhlasan dalam diri anak-anak. Semoga santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi M. Aminullah agar lekas pulih dan bisa kembali belajar bersama teman-temannya,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat saling membantu dan menyayangi sesama terus tumbuh di lingkungan madrasah, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kepedulian.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pendidikan karakter di MIN 16 Banjar. Melalui Gerakan Siswa Asuh, madrasah berupaya membiasakan peserta didik untuk berbagi secara sukarela, peduli terhadap sesama, dan memahami bahwa bantuan sekecil apa pun memiliki makna bagi mereka yang membutuhkan.

Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus terpelihara, sehingga madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi lingkungan yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan akhlak mulia.

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top