
Banjar – Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas III A MIN 16 Banjar berlangsung dengan memanfaatkan media pembelajaran interaktif melalui LCD proyektor, Kamis (15/10/2026). Kegiatan pembelajaran yang dibimbing oleh Nurul Qamariyah, S.Pd., ini mengangkat materi “Kepercayaan Masyarakat Arab Sebelum Islam”.
Penggunaan media pembelajaran interaktif menjadi salah satu upaya untuk menciptakan suasana belajar yang menarik, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh peserta didik. Melalui tampilan materi pada layar proyektor, siswa dapat mengikuti penjelasan guru dengan lebih terarah sekaligus mengenal gambaran kehidupan masyarakat Arab sebelum datangnya Islam.
Dalam pembelajaran tersebut, siswa diajak memahami kondisi kepercayaan masyarakat Arab sebelum Islam, termasuk tradisi penyembahan berhala yang berkembang pada sebagian masyarakat saat itu. Materi disampaikan secara bertahap dengan bahasa yang sesuai dengan tingkat pemahaman siswa kelas III, sehingga pembelajaran sejarah Islam dapat dipahami dengan lebih mudah.
Guru SKI kelas III A, Nurul Qamariyah, S.Pd., menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat membantu guru menyajikan materi secara lebih variatif dan menarik.
“Dengan memanfaatkan media interaktif melalui LCD proyektor, saya berharap siswa lebih antusias mengikuti pembelajaran SKI. Materi tentang kepercayaan masyarakat Arab sebelum Islam ini penting untuk mengenalkan kepada anak-anak bagaimana kondisi masyarakat pada masa itu sebelum datangnya ajaran Islam. Melalui pembelajaran yang menarik, siswa diharapkan lebih mudah memahami materi dan mengambil hikmah dari sejarah tersebut,” ujar Nurul Qamariyah.
Ia juga berharap pembelajaran SKI tidak hanya menambah pengetahuan siswa tentang sejarah Islam, tetapi turut menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan media pembelajaran interaktif ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa selama proses belajar sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih inovatif di lingkungan MIN 16 Banjar.
Melalui kegiatan tersebut, MIN 16 Banjar terus berupaya mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan adaptif terhadap pemanfaatan teknologi, sehingga peserta didik dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna sejak dini
Dokumentasi :

