
Banjar – Suasana berbeda terlihat di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar pada Jumat (2/10/2026). Para guru MIN 16 Banjar mengenakan pakaian batik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober.
Dengan mengenakan beragam motif dan corak batik, para guru tampak antusias mengikuti peringatan Hari Batik Nasional. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian warga madrasah dalam mengenalkan, melestarikan, dan menumbuhkan rasa bangga terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.
Kepala MIN 16 Banjar, Eddy Ruzhami, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa penggunaan batik pada Hari Batik Nasional merupakan momentum untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia, khususnya kepada seluruh warga madrasah.

“Hari Batik Nasional menjadi momentum bagi kita untuk menunjukkan rasa bangga terhadap budaya bangsa. Melalui penggunaan batik di lingkungan madrasah, kita berharap kecintaan terhadap batik dan budaya Indonesia dapat terus tumbuh, tidak hanya di kalangan guru dan tenaga kependidikan, tetapi juga pada diri para peserta didik,” ujar Eddy Ruzhami, S.Ag., M.Pd.
Menurutnya, batik bukan sekadar pakaian, tetapi juga memiliki nilai budaya dan sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, peringatan Hari Batik Nasional di lingkungan madrasah diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pendidikan karakter sekaligus pengenalan budaya kepada peserta didik.
Peringatan Hari Batik Nasional di MIN 16 Banjar berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para guru mengenakan batik dengan motif yang beragam, sehingga menambah semarak suasana madrasah pada hari tersebut.
Melalui kegiatan sederhana ini, MIN 16 Banjar turut berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan budaya batik serta mengajak generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya Indonesia.
Penulis : GRR
Editor : NR
