
Banjar – Dalam rangka menindaklanjuti KMA Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025–2029, khususnya terkait program Ekoteologi, Tim Ekoteologi MIN 16 Banjar turut berpartisipasi dalam pelaksanaan pemetaan implementasi pengelolaan sampah di satuan pendidikan keagamaan.
Pemetaan tersebut dilakukan melalui pengisian instrumen resmi yang mencakup berbagai aspek pengelolaan sampah di lingkungan madrasah, mulai dari kebijakan dan program, ketersediaan sarana dan prasarana, tim atau penanggung jawab pengelolaan sampah, pelaksanaan kegiatan, kerja sama dengan pihak lain, hingga perilaku warga madrasah dalam mengelola sampah.
Sebagai bagian dari tindak lanjut, Koordinator Bidang Kurikulum, Nurul Qomariyah, S.Pd., bersama Hj. Asriah selaku bagian dari Tim Ekoteologi MIN 16 Banjar, melaksanakan pengisian instrumen pemetaan sesuai dengan kondisi riil di madrasah pada Kamis (1/10/2026) di ruang guru MIN 16 Banjar.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan MIN 16 Banjar terhadap program prioritas Kementerian Agama dalam memperkuat penerapan nilai-nilai Ekoteologi di lingkungan satuan pendidikan.
“Kami berupaya mengisi instrumen pemetaan ini secara lengkap dan sesuai dengan kondisi yang ada di madrasah. Melalui pemetaan ini, kami berharap praktik pengelolaan lingkungan di MIN 16 Banjar dapat terus dikembangkan,” ujar Nurul Qomariyah, S.Pd.
Sementara itu, Hj. Asriah menyampaikan bahwa penerapan Ekoteologi perlu didukung melalui kebiasaan nyata seluruh warga madrasah, termasuk dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah.
“Ekoteologi bukan hanya tentang program, tetapi juga bagaimana kepedulian terhadap lingkungan menjadi kebiasaan seluruh warga madrasah. Pengelolaan sampah merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan bersama,” ungkap Hj. Asriah.
Melalui keterlibatan Tim Ekoteologi, MIN 16 Banjar terus berupaya membangun budaya madrasah yang peduli terhadap lingkungan. Pemetaan ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat program pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan kesadaran warga madrasah dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Penulis : GRR
Editor : NR
