MIN 16 Banjar Dukung Penelitian Mahasiswi UNISKA tentang Metode Pembelajaran

“Mahasiswi PGMI UNISKA, Norlina, sedang mewawancarai Hj. Asriah, S.Ag., guru MIN 16 Banjar, mengenai penerapan metode pembelajaran untuk siswa kelas IV.”

Banjar – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar menerima kegiatan penelitian yang dilakukan mahasiswi Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari, Norlina, mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Rabu (30/9/2026).
Penelitian tersebut mengangkat topik mengenai metode pembelajaran di kelas IV. Dalam pelaksanaannya, Norlina melakukan wawancara dengan salah satu guru senior MIN 16 Banjar, Hj. Asriah, S.Ag., yang berlangsung di ruang guru.
Wawancara tersebut membahas pengalaman dan penerapan berbagai metode pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar di madrasah, khususnya dalam mendukung keterlibatan dan pemahaman peserta didik di kelas.
Hj. Asriah, S.Ag., menyambut baik kegiatan penelitian yang dilakukan mahasiswa tersebut. Menurutnya, penelitian mahasiswa dapat menjadi sarana untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan gambaran mengenai praktik pembelajaran di madrasah.
“Kami menyambut baik mahasiswa yang melakukan penelitian di MIN 16 Banjar. Melalui wawancara seperti ini, kami dapat berbagi pengalaman tentang bagaimana metode pembelajaran diterapkan di kelas dan bagaimana guru menyesuaikannya dengan kebutuhan serta karakter peserta didik,” ujar Hj. Asriah.
Ia menjelaskan bahwa dalam proses pembelajaran, guru perlu memilih metode yang sesuai dengan materi dan kondisi peserta didik agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif.
“Setiap kelas dan peserta didik memiliki karakter yang berbeda. Karena itu, guru perlu menyesuaikan metode pembelajaran agar anak-anak lebih mudah memahami materi dan aktif mengikuti proses pembelajaran,” tambahnya.
MIN 16 Banjar terus mendukung kegiatan akademik dan penelitian mahasiswa sebagai bagian dari kontribusi madrasah dalam pengembangan dunia pendidikan. Kehadiran mahasiswa di lingkungan madrasah juga diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran pengalaman antara dunia perguruan tinggi dan praktik pendidikan di madrasah.

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top