Belajar Hak dan Kewajiban dengan Lagu, Siswa Kelas VI A MIN 16 Banjar Ikuti Pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan Antusias

“Suasana ceria saat siswa kelas VI A MIN 16 Banjar belajar materi Pendidikan Pancasila melalui lagu.”

Banjar — Suasana pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas VI A Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar berlangsung menarik melalui penggunaan lagu bertema hak dan kewajiban pada Rabu (28/10/2026). Kegiatan pembelajaran yang dibimbing oleh guru Dwi Karlina Sa’daty, S.Pd., ini menjadi salah satu cara kreatif untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Melalui lagu, siswa diajak mengenal perbedaan antara hak dan kewajiban serta memahami pentingnya menerapkan keduanya secara seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Metode ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif mengikuti pembelajaran, mengingat materi, dan berpartisipasi bersama teman-teman di kelas.

Dwi Karlina Sa’daty, S.Pd., menyampaikan bahwa penggunaan lagu dalam pembelajaran dapat menjadi sarana untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membantu siswa memahami materi.

“Melalui lagu tentang hak dan kewajiban, siswa diharapkan lebih mudah memahami materi Pendidikan Pancasila. Belajar dengan cara yang menyenangkan dapat meningkatkan semangat siswa sekaligus membantu mereka mengingat pesan pembelajaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dwi Karlina Sa’daty.

Menurutnya, pemahaman mengenai hak dan kewajiban sangat penting ditanamkan sejak dini. Siswa perlu mengetahui bahwa setiap orang memiliki hak yang harus dihormati, tetapi juga mempunyai kewajiban yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Dalam kehidupan di madrasah, misalnya, siswa berhak memperoleh pembelajaran dan lingkungan yang nyaman. Di sisi lain, mereka juga berkewajiban menaati tata tertib, menghormati guru, menghargai teman, serta menjaga kebersihan kelas.

Pembelajaran kreatif seperti ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa sekaligus membantu mereka menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman sehari-hari. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila tidak hanya dipahami sebagai teori, tetapi juga menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.

Melalui kegiatan pembelajaran tersebut, MIN 16 Banjar terus mendorong terciptanya proses belajar yang aktif, kreatif, dan bermakna. Diharapkan siswa kelas VI A semakin memahami pentingnya keseimbangan antara hak dan kewajiban serta tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai orang lain.

Dokumentasi :

“Suasana diskusi dan kebersamaan siswa kelas VI A MIN 16 Banjar di dalam kelas.”
“Antusiasme siswa kelas VI A MIN 16 Banjar mengikuti pembelajaran kreatif dan bermakna.”

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top