
Banjar — Suasana pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas VI B MIN 16 Banjar berlangsung dengan kegiatan kreatif berupa penyusunan timeline atau garis waktu peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada Selasa, 27 Oktober 2026, para siswa mengikuti kegiatan pembelajaran di ruang kelas dengan menyusun urutan peristiwa bersejarah untuk memahami proses menuju kemerdekaan Indonesia.
Dalam kegiatan ini, siswa belajar mengenali dan mengurutkan peristiwa penting, mulai dari situasi menjelang proklamasi, peristiwa Rengasdengklok, hingga pembacaan teks Proklamasi pada 17 Agustus 1945. Melalui penyusunan garis waktu, siswa diharapkan dapat memahami hubungan ant peristiwa secara runtut serta meningkatkan pengetahuan tentang sejarah perjuangan bangsa.
Guru kelas, Gusti Rafika Rahmi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar pembelajaran sejarah menjadi lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.
“Melalui pembuatan timeline, siswa tidak hanya menghafal tanggal dan nama peristiwa, tetapi juga belajar memahami urutan kejadian serta makna perjuangan para tokoh dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai jasa para pahlawan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembelajaran melalui media visual seperti garis waktu juga mendorong siswa untuk lebih aktif, teliti, dan kreatif dalam menyajikan informasi sejarah. Siswa dapat mengembangkan kemampuan menyusun informasi secara sistematis sekaligus bekerja sama selama proses pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran IPAS ini menjadi salah satu upaya MIN 16 Banjar dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna. Dengan memahami rangkaian peristiwa Proklamasi Kemerdekaan RI, siswa diharapkan semakin mengenal sejarah bangsa dan mampu mengambil nilai-nilai perjuangan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dokumentasi :




Penulis : GRR
Editor : NR
