
Banjar – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HMP PGMI) Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Martapura menghidupkan kembali tradisi sastra lisan lokal lewat Lomba Bakisah Dongeng Bahasa Banjar. Berbeda dengan kemeriahan di lapangan terbuka, kompetisi yang penuh dengan pesan moral ini digelar secara khidmat di dalam ruang kelas MIN 16 Banjar pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Suasana di dalam ruang kelas mendadak berubah menjadi panggung cerita yang akrab dan hangat saat satu per satu peserta unjuk kebolehan. Kategori lomba yang diikuti secara gabungan oleh siswa putra dan putri ini membatasi jumlah peserta maksimal 5 orang per perwakilan. Dengan batas waktu maksimal 7 menit, para peserta dituntut terampil mengolah vokal, ekspresi wajah, dan gestur tubuh saat membawakan dongeng khas Kalimantan Selatan di hadapan dewan juri dan teman-temannya.
Pembina Pramuka MIN 16 Banjar, Ratnawati, S.Pd.I., yang memantau langsung jalannya lomba di dalam kelas mengaku sangat terkesan dengan keberanian mental yang ditunjukkan oleh anak-anak madrasah tersebut.
“Perlombaan tradisional seperti ini sangat bagus untuk anak-anak. Melalui penampilan kelompok, mereka tidak hanya mengasah bakat seni, tetapi juga belajar tentang arti penting kekompakan, kerja sama tim, serta kepercayaan diri—nilai-nilai utama yang selalu kita tanamkan dalam Pramuka,” ungkap Ratnawati, S.Pd.I.
Di tempat terpisah, Kepala MIN 16 Banjar, Eddy Ruzhami, S.Ag., M.Pd., turut menegaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa IAID Martapura ini merupakan momentum berharga untuk mengasah kecerdasan sekaligus membentengi generasi muda madrasah dari pudarnya bahasa ibu di era modernisasi.
Ajang bakisah yang dimulai sejak pukul 13.00 WITA ini mengalir sukses berkat antusiasme tinggi peserta yang mendaftar melalui jalur WhatsApp maupun pendaftaran offline. Melalui ruang kelas madrasah ini, kolaborasi edukatif tersebut diharapkan mampu menginspirasi para siswa untuk terus bangga menuturkan bahasa Banjar dalam kehidupan sehari-hari.
Dokumentasi :
Penulis : GRR
Editor : NR
