Tumbuhkan Kepedulian Sejak Dini, MIN 16 Banjar Salurkan Santunan untuk Muhammad Irsya Zain yang Dirawat di Rumah Sakit

“Suasana penyerahan santunan oleh perwakilan MIN 16 Banjar kepada siswa yang dirawat di rumah sakit.”

Banjar – Wujud kepedulian dan semangat berbagi ditunjukkan keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar melalui program Gerakan Siswa Asuh. Guru MIN 16 Banjar, Asriah, S.Ag., menyerahkan santunan kepada Muhammad Irsya Zain, siswa kelas IV C MIN 16 Banjar, pada Kamis (8/10/2026).

Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap Muhammad Irsya Zain yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Ratu Zaleha Martapura, Kabupaten Banjar.

Dana santunan berasal dari Gerakan Siswa Asuh, sebuah program sosial yang menghimpun sumbangan sukarela dari para siswa setiap satu minggu sekali. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk berbagi dan membantu teman yang sedang mengalami kesulitan, sekaligus menumbuhkan rasa empati dan solidaritas di lingkungan madrasah.

Asriah, S.Ag., menyampaikan bahwa Gerakan Siswa Asuh merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada siswa sejak dini.

“Melalui Gerakan Siswa Asuh ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada seluruh siswa sejak dini. Dana yang dikumpulkan secara sukarela setiap minggu ini diharapkan dapat membantu teman-teman yang membutuhkan. Semoga santunan ini bermanfaat bagi Muhammad Irsya Zain dan semoga ia segera diberikan kesembuhan,” ujar Asriah, S.Ag.

Menurutnya, kebiasaan berbagi tidak harus dimulai dengan jumlah yang besar. Sumbangan yang diberikan secara sukarela, apabila dihimpun bersama-sama, dapat menjadi bentuk bantuan yang bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.

Program Gerakan Siswa Asuh juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa MIN 16 Banjar. Selain memperoleh ilmu pengetahuan di kelas, siswa diajak mempraktikkan nilai-nilai kebaikan, seperti gotong royong, kepedulian, keikhlasan, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Penyerahan santunan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian keluarga besar MIN 16 Banjar terhadap sesama, khususnya ketika ada siswa yang sedang menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan.

Keluarga besar MIN 16 Banjar berharap santunan tersebut dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi Muhammad Irsya Zain dan keluarganya selama menjalani masa perawatan. Doa dan dukungan juga terus mengalir agar Muhammad Irsya Zain segera pulih dan dapat kembali belajar serta beraktivitas bersama teman-temannya di madrasah.

Melalui Gerakan Siswa Asuh, MIN 16 Banjar terus berupaya membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial. Semangat ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya membentuk siswa yang cerdas, tetapi juga pribadi yang peduli, berempati, dan memiliki kepekaan terhadap sesama.

“Penyerahan santunan Gerakan Siswa Asuh oleh guru MIN 16 Banjar kepada Muhammad Irsya Zain di RS Ratu Zaleha.”

Penulis : GRR

Editor : NR

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top