Sesi 3 AKGTK Guru Kelas MIN 16 Banjar Berjalan Lancar, Peserta Tuntaskan 80 Soal

“Lima guru kelas MIN 16 Banjar fokus menyelesaikan 80 soal dalam Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Sesi 3 di MIN 16 Banjar, Senin (5/10/2026).”

Banjar – Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) sesi 3 bagi guru kelas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar berlangsung dengan lancar, Senin (5/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di MIN 16 Banjar tersebut diikuti oleh lima guru kelas.

Kelima peserta tersebut adalah Hj. Asriah, S.Ag., Sitti Noorul Machmudiaty, S.Ag., Rabiatul Adawiyah, S.Pd.I., Gusti Rafika Rahmi, S.Pd., dan Dwi Karlina Sa’daty, S.Pd.

Dalam pelaksanaan AKGTK, para peserta mengikuti asesmen dengan penuh keseriusan. Sebanyak 80 soal dikerjakan oleh peserta sebagai bagian dari proses pengukuran kompetensi guru.

AKGTK menjadi salah satu sarana bagi guru untuk mengukur kompetensi yang dimiliki sekaligus melakukan evaluasi diri dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kualitas pembelajaran di madrasah.

“Salah satu peserta, Hj. Asriah, S.Ag., bersama para guru kelas MIN 16 Banjar saat mengikuti jalannya AKGTK Sesi 3 sebagai bahan evaluasi dan motivasi peningkatan profesionalisme pendidik.”

Salah satu peserta, Hj. Asriah, S.Ag., menyampaikan kesannya setelah mengikuti asesmen.

“Alhamdulillah, pelaksanaan AKGTK sesi 3 dapat kami ikuti dengan lancar. Meskipun ada sedikit keterlambatan, kami tetap berusaha mengikuti seluruh proses dengan baik dan menyelesaikan 80 soal yang diberikan. Semoga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi dan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi sebagai guru,” ujar Hj. Asriah.

Para peserta berharap hasil AKGTK dapat memberikan gambaran terhadap kompetensi yang dimiliki serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Pelaksanaan AKGTK sesi 3 sendiri berlangsung sesuai proses yang ditetapkan dan berjalan lancar hingga selesai. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pukul 14.00–16.00 WITA tersebut mengalami keterlambatan sekitar 30 menit dari jadwal, namun tidak mengurangi keseriusan dan semangat para guru dalam menyelesaikan seluruh tahapan asesmen.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top