
Banjar – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 16 Banjar, Eddy Ruzhami, S.Ag., M.Pd., menggelar rapat bersama para koordinator dalam rangka membahas implementasi ekoteologi di lingkungan madrasah, Rabu (30/9/2026).
Rapat yang berlangsung di ruang Kepala Madrasah (Kamad) tersebut membahas sejumlah langkah dan program yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan pengembangan konsep madrasah hijau.

Dalam rapat tersebut, para koordinator membahas upaya pengelolaan sampah di lingkungan madrasah agar dilakukan secara lebih tertib dan berkelanjutan. Selain itu, turut dibahas berbagai langkah untuk menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah.
Kepala MIN 16 Banjar, Eddy Ruzhami, S.Ag., M.Pd., mengatakan bahwa penerapan ekoteologi di madrasah merupakan bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada seluruh warga madrasah.

“Ekoteologi tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga bagaimana kita menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab kita. Karena itu, pengelolaan sampah dan mewujudkan madrasah hijau perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Eddy Ruzhami.
Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan di lingkungan madrasah, tetapi juga dapat membentuk kebiasaan positif peserta didik dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya MIN 16 Banjar dalam memperkuat penerapan nilai-nilai kepedulian lingkungan melalui berbagai program yang melibatkan seluruh warga madrasah. Dengan pengelolaan sampah yang baik dan lingkungan yang semakin hijau, madrasah diharapkan menjadi tempat belajar yang nyaman sekaligus menumbuhkan karakter peduli lingkungan pada peserta didik.
Penulis : GRR
Editor : NR
